Film Netflix 'Cuties' Tuai Kontroversi

- 13 September 2020, 11:26 WIB
Tangkap layar./ YouTube.com/ Netflix /


Lensa Purbalingga - Film 'Cuties' yang ditayangkan Netflix menuai kontroversi.
Pasalnya, banyak orang yang menilai bahwa film 'Cuties' tersebut menonjolkan seksualitas anak-anak.

Film ini menceritakan tentang seorang anak perempuan muslim berusia 11 tahun yang bergabung dengan kelompok tari.

Lebih dari 610.000 orang telah menandatangani petisi di Change.org menuntut para pelanggan untuk menghentikan langganan Netflix mereka untuk memprotes keputusan perusahaan layanan streaming film itu untuk menayangkan ‘Cuties’ pada 9 September 2020.

Baca Juga: Jadwal Liga Inggris Pekan Pertama, Sang Juara Liverpool Ditantang Tim Promosi Leeds United

Baca Juga: Jalani Sidang, Terdakwa Menangis Bertemu Hakim Pengadilan yang Merupakan Teman Sekolahnya

Baca Juga: Wow! Tempat Pijat Family Reflexology Bukateja Berikan Cara Agar Tubuh Jadi Sehat dan Tampil Prima

Dalam twitter ada banyak protes sehingga memunculkan trending topik soal #CancelNetflix, Namun pihak Netflix menanggapi santai dan meminta para pengkritik untuk menonton film itu.
“‘Cuties’ justru komentar sosial melawan seksualisasi anak-anak,” kata juru bicara Netflix kepada New York Post dikutip pada Sabtu.

“Itu adalah film peraih penghargaan dan punya kisah yang kuat tentang yang dihadapi anak-anak perempuan di media sosial dan masyarakat pada umumnya saat mereka beranjak dewasa dan kami mendorong siapa saja yang peduli dengan masalah yang penting ini untuk menonton filmnya,” imbuhnya.

Penulis sekaligus sutradara film Maimouna Dource, sama seperti karakter di film yakni Amy, adalah asli Senegal. Dia sudah setahun melakukan riset soal perilaku dan motif anak-anak.
Teatpi orang-orang masih menganggap pencitraan terhadap seksualisasi anak-anak.

Baca Juga: Seorang Imam Masjid di Sumsel Dibacok ketika Mengimami Salat Magrib

Halaman:

Editor: Anton Thista Kusuma

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X