Sebesar Rp1,4 Miliar APBD Purbalingga Dialokasikan untuk Digitalisasi Desa

- 25 November 2021, 09:54 WIB
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) saat menyampaikan pemaparan pada acara uji publik badan publik keterbukaan Informasi di Gedung UNS, Surakarta, Rabu 24 November 2021.
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) saat menyampaikan pemaparan pada acara uji publik badan publik keterbukaan Informasi di Gedung UNS, Surakarta, Rabu 24 November 2021. /Dinkominfo Purbalingga.

Lensa Purbalingga - Komitmen Pemkab Purbalingga untuk melakukan digitalisasi desa dituangkan dalam gelontoran APBD untuk desa yang mencapai Rp1,4 miliar.

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi mengatakan, selain gelontoran APBD, dia juga telah membuat regulasi yang memungkinkan desa mengalokasikan anggarannya untuk lebih maju dengan digitalisasi desa.

“Kami membuat regulasi yang menyebutkan DD ADD agar mengalokasikan Sebagian anggarannya untuk digitalisasi Desa,” kata Tiwi saat menyampaikan pemaparan pada acara uji publik badan publik keterbukaan Informasi, Rabu 24 November 2021.

Baca Juga: Sering Terjadi Kecelakaan, Jalur Penyelamatan Bayeman Purbalingga Direvitalisasi

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Gedung FISIP Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), Surakarta itu, Bupati Tiwi mengatakan bahwa tantangan utama digitalisasi desa salah satunya adalah kendala infrastruktur digital.

Dia mengatakan, Pemkab Purbalingga terus mencari solusi atas kendala ini.

"Kami sedang mencarikan solusi secara bertahap terutama masalah sinyal internet yang harus dikoordinasikan dengan semua pihak yang ada," kat Bupati Tiwi.

Baca Juga: Arisha Puteri Braling: Bupati Tiwi di Surakarta, bukan di Pengandaran apalagi di Lombok

Upaya-upaya ini, menurut Tiwi juga merupakan bagian dari realisasi cetak biru menuju Purbalingga sebagai smart city yang telah dicanangkan sejak 2017.

“Sebetulnya kami sudah melakukan cetak biru smart city sejak tahun 2017 dengan mengadopsi apa yang telah dilakukan daerah lain seperti Banyuwangi. Tapi Pandemi Covid-19 juga membuat niatan kami untuk smart city sedikit mengalami kendala,” kata Tiwi.***

Editor: Kurniawan


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X