Terima Kunjungan Silaturahmi, Mantan Purbalingga Bupati Tasdi dan Bupati Tiwi Akrab dan Gayeng

- 20 September 2022, 21:53 WIB
Mantan Bupati Purbalingga Tasdi menerima kunjungan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi), di kediamannya di Desa Karangreja, Kecamatan Karangreja, Selasa, 20 September 2022.
Mantan Bupati Purbalingga Tasdi menerima kunjungan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi), di kediamannya di Desa Karangreja, Kecamatan Karangreja, Selasa, 20 September 2022. /

Lensapurbalingga - Mantan Bupati Purbalingga Tasdi menerima kunjungan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi), di kediamannya di Desa Karangreja, Kecamatan Karangreja, Selasa, 20 September 2022. 

Turut mendampingi silaturahmi tersebut Asisten Bidang Hukum dan Pemerintahan Sekda Purbalingga R Imam Wahyudi, Asisten Bidang Umum Sekda Purbalingga Budi Susetyono,

Kepala Dipendukcapil Fatur Rohman, Kepala Bapelitbangda Suroto, Kepala Dinsosdalduk KB dan PPPA Eny Sosiatman, Pelaksana Harian BPBD Purbalingga Umar Fauzi dan Sekretaris DPRD Edy Suryono.Baca Juga: BMKG Hari Ini, Prakiraan Cuaca Boyolali, Selasa 20 September 2022, Pagi Siang Sore hingga Malam Hari BerawanBupati Tiwi bersilaturahmi usai menghadiri kegiatan Gebrak Gotong Royong di Desa Danasari Kecamatan Karangjambu.

“Kami saling menanyakan kabar saja. Pak Tasdi nampak sehat, sumringah dan semangat. Kami banyak bercanda dan membicarakan hal-hal yang ringan.  Kami juga saling mendoakan agar ke depan Purbalingga semakin maju,” kata Bupati Tiwi.

“Pak Tasdi senior saya, mantan Bupati Purbalingga. Saya bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kebetulan mengikuti acara di Danasari,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Tasdi menurut Tiwi juga banyak bercerita tentang kehidupannya selama menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kedungpane Semarang.

Baca Juga: BMKG Hari Ini, Prakiraan Cuaca Temanggung, Selasa 20 September 2022, Pagi Siang Malam Berawan, Sore Hari Hujan

Dikatakan, Tasdi menyampaikan bahwa kata penjara tak sesuai dengan UU tentang Lapas.

“Pak Tasdi menjelaskan akronim Penjara yang berarti “Pembersihan Jiwa Raga”. Lepas dari penjara harus berubah menjadi orang yang baik jiwa raganya,’ tutur Tiwi.

Sebagai informasi, Tasdi menjadi Bupati Purbalingga berpasangan dengan Wabup Tiwi untuk periode 2015-2020 dan dilantik di Semarang pada 17 Februari 2016.

Sebelumnya di Pilkada 9 Desember 2015, Tasdi–Tiwi mengungguli pesaingnya pasangan Sugeng–Sutjipto.

Tasdi–Tiwi memperoleh 228.037 suara (54,51%) dan Sugeng–Sucipto hanya mendapatkan 190.276 suara (45,49%).

Baca Juga: BMKG Hari Ini, Prakiraan Cuaca Pemalang, Selasa 20 September 2022, Pagi Siang Sore Malam Cerah Berawan

Tasdi–Tiwi yang diusung PDI Perjuangan, Partai Gerindra, PAN, PKS, dan Partai NasDem ini unggul di 15 kecamatan dari 18 kecamatan yang ada di Purbalingga. Sedangkan Sugeng–Cipto hanya unggul di Kecamatan Purbalingga, Kertanegara, dan Kaligondang.

Tasdi yang menjabat sebagai Bupati Purbalingga sejak tahun 2015, karena Tasdi terjerat kasus hukum dan divonis hukuman 7 tahun penjara karena kasus suap dan gratifikasi.

Tiwi menggantikan Tasdi menjabat sebagai bupati. Di Pilkada 9 Desember 2020, Tiwi yang berpasangan dengan Ketua Partai Golkar Purbalingga Sudono memenangkan Pilkada. 

Baca Juga: BMKG Hari Ini, Prakiraan Cuaca Semarang Hari, Selasa 20 September 2022, Pagi Siang Sore Malam Cerah Berawan

Keduanya yang diusung PDIP,Golkar PAN dn PKS  mengalahkan pasangan Muhamamd Sulhan Fauzi-Jenny Makarim yang diusung koalisi PKB, Partai Gerindra, PPP dan Partai Demokrat

Tasdi menerima vonis dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jateng, 6 Februari 2019. Tasdi kemudian bebas bersyarat pada Rabu 7 September 2022.

Selain itu mantan politisi PDIP tersebut juga harus membayar denda sebesar Rp 300 juta. Jika tak mampu membayar denda akan kena kurungan tambahan 4 bulan.

 

Editor: Teguh Priyatno


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah