Gempa Banten, BMKG: Akibat Aktivitas Subduksi

- 14 Januari 2022, 21:35 WIB
Gempa Banten, BMKG: Akibat Aktivitas Subduksi.
Gempa Banten, BMKG: Akibat Aktivitas Subduksi. /Antara.

Lensa Purbalingga - Gempa tektonik di Selatan Banten dengan magnitudo 6,7 merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi.

Titik lokasi gempa Banten sendiri terjadi di koordinat 7,21° LS ; 105,05° BT , tepatnya berada di laut pada jarak 132 km arah Barat Daya Kota Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Banten pada kedalaman 40 km.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi," ujar ujar Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno, Jumat, 14 Januari 2022.

Baca Juga: Akibat Gempa Banten, Satu Rumah Warga Roboh

Bambang menjelaskan, dari hasil analisis mekanisme sumber, menunjukkan bahwa gempa Banten kali ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Beberapa warga di daerah Cikeusik dan Panimbang, VI MMILabuan dan Sumur, IV MMI, Tangerang Selatan, Lembang, Kota bogor, Pelabuhan Ratu, Kalianda, bandar Lampung merasakan kuatnya getaran gempa Banten ini.

Warga yang panik langsung berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri mereka.

Baca Juga: Artis Komedian FF ditangkap Polisi Dugaan Kasus Narkoba

Beberapa wilayah yang mengalami kerusakan akibat gempa Banten ini antara lain di Kecamatan Munjul dan Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang.

Gempa Banten yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB ini menurut BMKG tidak berpotensi menimbulkan Tsunami.

Halaman:

Editor: Kurniawan

Sumber: Antara


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network