Anggarkan 600 Miliar, Pemprov Jatim Harapkan Bantuan Pangan JPS Tepat Sasaran

- 16 Mei 2020, 02:15 WIB
ILUSTRASI Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak./net

Lensa Purbalingga - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) untuk program bantuan pangan Jaring Pengaman Sosial (JPS) dampak COVID-19, telah menganggarkan dana sebesar Rp600 miliar, yang disalurkan melalui belanja tidak terduga kepada kota/kabupaten di seluruh Jatim.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Jatim Emil Elestianto Dardak, dalam kegiatan penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) pemberian bantuan pangan JPS dampak COVID-19 di Kantor Bakorwil Madiun, Jumat (15/5).

"Mekanismenya diserahkan kepada masing-masing bupati/wali kota. Penyalurannya dapat disesuaikan dengan kearifan lokal masing-masing. Bisa berupa sembako atau lainnya," ujar Emil.

Baca Juga: Transparansi Data Penerima Bansos, Bupati Tiwi : Itu Hak Publik Dan Diatur Dalam Undang-undang

Melalui program tersebut, lanjut Emil, pemprov ingin pemerintah kabupaten/kota memberikan bantuan secara tepat sasaran, khususnya, bagi warga terdampak COVID-19 yang keadaan ekonominya rentan dan belum mendapatkan bantuan dari manapun.

"Kami harap bantuan ini bisa merata. Ada 3,8 juta rakyat Jatim yang telah mendapatkan bantuan dari Kemensos. Jadi, yang dari Jatim ini diharapkan bisa mengcover di luar itu," kata dia.

Dikutip lensapurbalingga.com dari antaranews, nilai bantuan pangan JPS bagi masyarakat yang ekonominya terdampak COVID-19 tersebut sebesar Rp200.000 per Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Baca Juga: Berita Baik, Bantuan Sosial Tunai Dari Kementerian Sosial Disalurkan per Senin 11 Mei

Bantuan tersebut diserahkan selama tiga bulan, yakni mulai bulan Mei sampai Juli 2020.

Selain itu, Pemprov Jatim juga mempersilakan jika pemerintah kabupaten/kota ingin menambah jumlah besaran bantuan bagi rakyatnya, sehingga jumlah bantuan yang diberikan lebih banyak dan penerimanya lebih merata.

Halaman:

Editor: Henoh Prastowo

Sumber: antaranews


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X