Apes, Istri Buruh Harian di Banyumas ini Belum Pernah Menerima Bansos

- 23 Mei 2020, 21:51 WIB
Simah, Seorang istri buruh harian warga Desa Pasinggangan Rt 03 Rw 02 Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah

Lensa Purbalingga - Apes, itu yang dirasakan Simah (35) warga Desa Pesinggangan Rt 03, Rw 02, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Pasalnya ditengah pandemi Covid-19 ini ia kehilangan mata pencahariannya sebagai seorang buruh cuci. Begitu pula dengan sang suami, yang berprofesi sebagai buruh serabutan di Ibukota.

Sementara bantuan yang sering didengungkan pemerintah baik pusat maupun daerah ternyata tak kunjung datang.

Baca Juga: Miris! Seorang Buruh Cuci Berstatus Janda Anak Dua Di Desa Kalibagor Banyumas, Tak Dapatkan Bansos

"Dereng pernah angsal bantuan. Kawit riyin ngantos sakniki. (Belum pernah dapat bantuan dari dulu sampai sekarang-red) ucapnya, Sabtu (23/5).

Menurutnya ia pernah sempat menanyakan kepada ketua Rt setempat, kenapa dirinya tidak pernah mendapatkan bantuan. Namun bukan solusi yang ia dapat, melainkan omongan lain.

"Belum lama mas, saya tanya sama pak RT, tapi jawabnya malah seperti menceramahi," terangnya.

Sementara Liwon selaku RT setempat saat dikonfirmasi menyampaikan pihaknya mengaku tidak bisa berbuat apa-apa, lantaran semua desa yang menentukan.

Sedangkan dirinya juga belum pernah merasa dimintai data siapa-siapa saja warganya yang layak mendapatkan bantuan.

Baca Juga: Belum Mendapatkan Bansos Kemensos? Tenang, Simak 5 Bantuan Lainnya Yang Bisa Didapatkan

"Saya hanya menerima undangan dari desa trus saya sampaikan pada warga. Dan saya juga tidak pernah dimintai data oleh pihak desa," ucapnya

Namun demikian, Liwon juga sering melakukan protes kepada Kadus (Kepala Dusun) setempat, tetapi tidak pernah bisa terlaksana.

Simah mungkin hanya satu dari sekian banyaknya masyarakat yang hanya bisa berharap untuk mendapatkan bantuan. Kendati namaya tidak pernah tercatat sebagai penerima dari 6 bantuan sosial yang digelontorkan di wilayah Kabupaten Banyumas.(***)

Editor: Ipung Sutrisno


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X