Update Covid-19, Penambahan Terbanyak Terjadi di Jawa Timur dengan 409 Kasus Baru per 11 Juli 2020

- 11 Juli 2020, 18:34 WIB
ILUSTRASI virus corona (COVID-19).* /ANTARA /Henoh prastowo/

Lensa Purbalingga - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, penambahan kasus Covid-19 paling banyak terjadi di Jawa Timur dengan 409 kasus baru, disusul DKI Jakarta dengan 378.

Dikutip lensapurbalingga.com dari Antara, penambahan kasus Covid-19 juga terjadi di Sulawesi Selatan (180 kasus baru), Jawa Tengah (100), Sumatera Utara (87), Kalimantan Selatan (79), dan Jawa Barat (73).

"Hari ini, 18 provinsi melaporkan kasus baru di bawah 10 dan enam provinsi tanpa kasus sama sekali yaitu Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Lampung, dan Nusa Tenggara Timur," katanya, saat menyampaikan keterangan dalam jumpa pers kasus Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Jakarta, Sabtu 11 Juli 2020.

Baca Juga: Geliat Pilkada 2020, Ken Ragil: Masih Cukup Waktu Poros Baru Muncul di Purbalingga

Baca Juga: 29 SMP Negeri di Purbalingga Masih Kekurangan Siswa

Baca Juga: Terjaring Tidak Memakai Masker, Warga Purbalingga Wajib Bersihkan Lingkungan Kantor Kecamatan

Ia menjelaskan pula bahwa jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 juga bertambah, paling banyak di Jawa Timur (318) disusul DKI Jakarta (215), Sulawesi Selatan (176), Kalimantan Selatan (75), Jawa Tengah (50), Jawa Barat (28), dan Sumatera Utara (16).

Menurut Yuri, peningkatan kasus Covid-19 utamanya terjadi akibat ketidakdisiplinan warga menerapkan protokol kesehatan.

"Dari penelitian yang terus dilaksanakan para ahli, sekarang terlihat bahwa yang menyumbang kasus positif terbanyak adalah ketidakdisiplinan menggunakan masker. Ini menjadi penting. Oleh karena itu, kami mengingatkan kembali untuk menggunakan masker yang nyaman untuk digunakan," katanya.

Baca Juga: Ganjar Perintahkan Setiap Kepala Daerah di Jawa Tengah Bentuk Gugus Tugas khusus Kawasan Industri

Halaman:

Editor: Henoh Prastowo

Sumber: antaranews


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X