Presiden: Pamong Praja Muda Harus Ciptakan Budaya Kerja yang Lebih Inovatif

- 30 Juli 2020, 05:00 WIB
Presiden RI Joko Widodo / Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden /

Lensa Purbalingga - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong para Pamong Praja Muda harus menciptakan budaya kerja yang lebih inovatif, lebih cepat, dan efisien dalam birokrasi.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan amanat pada acara pelantikan Pamong Praja Muda lulusan IPDN secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu, 29 Juli 2020.

Menurut Jokowi, pentingnya kecepatan dan efisiensi agar sebuah negara bisa bersaing dalam kompetisi di tingkat global.

Baca Juga: 881 Pamong Praja Muda Lulusan IPDN Tahun 2020 Dilantik secara Virtual

Baca Juga: Rancangan Postur APBN 2021, Jokowi: Harus Antisipasi Risiko Situasi Ekonomi Global Akibat Pandemi

"Saat ini bukan negara yang besar akan mengalahkan negara yang kecil, melainkan negara yang cepat yang akan mengalahkan negara yang lambat," kata Jokowi.

Jokowi berharap para pamong praja muda dapat memberikan nuansa dan pemikiran berbeda yang ikut memacu birokrasi menempuh jalan yang efisien dengan berorientasi pada hasil yang langsung dirasakan oleh rakyat.

Hal tersebut harus dilakukan baik dalam situasi normal maupun saat krisis pandemi seperti saat ini.

Baca Juga: Jusuf Kalla Apresiasi Gerakan Teladan Berkurban Nasional yang Bisa Diakses Melalui Bukalapak

Baca Juga: TMMD Sengkuyung Tahap II 2020 Tingkatkan Taraf Hidup Masyarakat Pedesaan di Cilacap

"Saya mengajak Saudara-saudara untuk mengawal perubahan cara kerja baru. Dari cara kerja yang rumit, yang lambat, menjadi cara kerja yang cepat. Dari regulasi yang banyak dan rumit, ke regulasi yang sedikit dan sederhana. Dari SOP yang berbelit-belit, ke SOP yang mudah dan sederhana," imbuhnya.

Menurut Jokowi, para Pamong Praja Muda adalah masa depan pemerintahan dari tingkat pusat hingga ke pelosok desa. Mereka juga adalah para penentu reformasi di instansi masing-masing.

"Tangan kalian lah yang akan menjalankan adaptasi dan reformasi itu. Hati kalian lah yang akan merawat kedekatan dengan rakyat dan yang melayani rakyat. Tekad kalian lah yang akan memperkokoh Pancasila, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika," tegasnya.

Baca Juga: Penularan Covid-19 di Perkantoran Meningkat, Tim Pakar Imbau Pekerja Lakukan WFH

Baca Juga: Kawasan Wisata Dieng Dibuka Kembali, Bupati Banjarnegara Izinkan Pekerja Seni Tampil

Di hari pelantikan ini, Presiden menyerukan bahwa ini adalah sebuah permulaan bagi perjalanan darma bakti para Pamong Praja Muda untuk negeri.

Momen pelantikan ini merupakan saat bagi para Pamong Praja Muda untuk menunjukkan prestasi sebagai pamong praja yang melayani rakyat.

"Tunjukkan integritas, tunjukkan loyalitasmu kepada masyarakat, kepada bangsa, dan negara. Tunjukkan kecerdasan dan ketangkasanmu untuk menghadapi perubahan zaman. Tunjukkan kemampuanmu untuk memberikan rasa keadilan dan kesejahteraan," ungkapnya.

Baca Juga: Sudah Berkekuatan Hukup Tetap, Mantan Bupati Indramayu Supendi Dipindahkan ke Lapas Sukamiskin

Baca Juga: Kasus Covid-19 Global Naik Dua Kali Lipat, WHO Gelar Pertemuan Komite Darurat

Menjadi pamong praja, lanjut Jokowi, akan membuka ladang pengabdian yang membanggakan, pengabdian untuk ideologi negara kita Pancasila, untuk NKRI, untuk konstitusi kita, serta Bhinneka Tunggal Ika, serta untuk Indonesia maju yang semakin jaya.

Di penghujung amanatnya, Presiden mengingatkan bahwa capaian para Pamong Praja Muda tidak bisa lepas dari jerih payah berbagai pihak, terutama orang tua dan para dosen, pelatih, serta pengasuh di kampus.

Untuk itu, Presiden berharap agar para pamong praja muda mensyukuri hamparan kesempatan dan dukungan tersebut.

"Selamat bertugas para Pamong Praja Muda Indonesia. Teruslah belajar mengikuti perkembangan zaman. Jaga integritasmu sebagai pelayan masyarakat, jagalah kehormatan dirimu sebagai Abdi Negara, buatlah Indonesia maju di tangan Saudara-saudara," tandasnya***(Ali)

Editor: Ipung Sutrisno

Sumber: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X