Tanah Mantan Bupati Nganjuk senilai Rp15 Miliar Disita KPK

- 14 September 2020, 17:06 WIB
Taufiqurrahman, mantan Bupati Nganjuk./bangsaonline.com /

Lensa Purbalingga - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita tanah senilai Rp15 miliar milik Taufiqurrahman, mantan Bupati Nganjuk pada Senin, 14 September 2020. 

Taufiqurrahman ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) oleh KPK pada 8 Januari 2018 lalu.

Dikutip dari ANTARA, tanah senilai Rp15 miliar itu terdiri dari 9 bidang tanah yang berlokasi di desa Putren Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Baca Juga: Syekh Ali Jaber Ditusuk saat Ceramah di Lampung

Baca Juga: 2 Orang Meninggal Akibat Kebakaran di Ponpes Cianjur

Baca Juga: Kebakaran di Cilacap, Satu Rumah Ludes hingga Rata dengan Tanah

"Penyitaan berdasarkan izin Dewan Pengawas terhadap berbagai dokumen kepemilikan aset-aset dan tanah dengan total luas sekitar 2,2 hektare dengan taksiran nilai pembelian tahun 2014 sekitar Rp4,5 miliar dengan estimasi nilai aset dengan taksiran saat ini sekitar Rp15 miliar," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Senin, 14 September 2020.

Menurut Ali, sudah 17 orang saksi telah diperiksa terkait dugaan kepemilikan aset Taufiqurrahman.

"Penyidik terus melakukan verifikasi terkait dugaan kepemilikan aset lainnya berupa tanah pada 1 hamparan dengan 4 bidang tanah seluas sekitar 1 hektare dan harga pembelian aset tahun 2014 sekitar Rp2,3 miliar dengan estimasi taksiran saat ini sekitar Rp5 miliar dan akan segera disita," Ali menambahkan.

Baca Juga: Mulai Berlaku Hari Ini, Berikut 27 kawasan Wisata DKI yang Ditutup Selama PSBB

Halaman:

Editor: Majid Ngatourrohman

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X