Penemuan Mayat di Curug Tonjong Bikin Geger Warga Desa Bantar Cilacap

- 25 Agustus 2020, 10:20 WIB
Petugas medis dan aparat kepolisian saat evakuasi korban di Curug Tonjong Senin 24 Agustus 2020./Madi
Petugas medis dan aparat kepolisian saat evakuasi korban di Curug Tonjong Senin 24 Agustus 2020./Madi /Tim Lensa Purbalingga/

Lensa Purbalingga - Penemuan mayat laki-laki di Curug Tonjong di Desa Bantar Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap, membuat geger masyarakat sekitar.

Korban yang diketahui bernama Pedi Ginanjar Waluyo (20), warga Dusun Babakan, Desa Bantar Kecamatan Wanareja Cilacap, meninggal karena terpeleset dari tebing Curug Tonjong setinggi 25 meter dan kedalaman air mencapai 2,5 meter.

Selain itu, korban diketahui mempunyai riwayat penyakit epilepsi.

Baca Juga: Hari Ini Pengumuman UM-PTKIN 2020, Simak Cara Ceknya

Baca Juga: Gerindra Resmi Usung Oji-Jeni di Pilkada 2020 Purbalingga

Baca Juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Purbalingga Tunda Pembelajaran Tatap Muka

Mayat laki-laki tersebut ditemukan pertama kali oleh Nouval (23) yang hendak memancing di Curug Tonjong.

Melihat ada sesosok mayat mengambang, dia mendekati untuk memeriksanya, dan bergegas melaporkan ke warga setempat.

"Saya kaget, lantas Saya memeriksanya untuk memastikan saja. Ternyata benar itu adalah mayat, ya saya bingung dan langsung memberitahukan ke warga terdekat," ungkap Nauval, Senin 24 Agustus 2020.

Baca Juga: Film 'Mudik'Siap Tayang di Mola TV

Baca Juga: Deteksi Penyakit Tidak Menular, Posbindu Wringinharjo Cek Ratusan Anak Remaja

Warga yang mendapat laporan, langsung memghubungi kepala Desa Bantar serta Babinsa Koramil 16 Wanareja, yang kemudian diteruskan ke Polsek setempat, untuk mengecek ke tempat kejadian perkara.

Tim medis Puskesmas Wanareja 2 beserta petugas dari Polsek setempat, melakukan evakuasi korban dari dalam air untuk diperiksa. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tindak kekerasan hanya lecet pada pelipis mata dan telinga kanan dan murni kecelakaan.

Mendapat keterangan kepolisian, keluarga korban menerima musibah itu dengan ikhlas, serta menolak untuk otopsi pada jenazah korban.***

Editor: Henoh Prastowo


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah