Warganet Desak PDAM Purbalingga Diaudit Segera, Bu Sekda, Ayok Wujudkan Slogan BERAKHLAK

- 21 Oktober 2021, 21:53 WIB
Tangkapan layar, Warganet Desak PDAM Purbalingga Diaudit Segera, Bu Sekda, Ayok Wujudkan Slogan BERAKHLAK.
Tangkapan layar, Warganet Desak PDAM Purbalingga Diaudit Segera, Bu Sekda, Ayok Wujudkan Slogan BERAKHLAK. /Facebook @Suara Purbalingga Perwira (SUPER).

Lensa Purbalingga - Warganet Purbalingga mempertanyakan pungutan yang dilakukan PDAM melalui percakapan di grup Facebook Suara Purbalingga Perwira (SUPER) pada Kamis, 21 Oktober 2021.

Mulanya, akun Facebook Riza Ardiana mengunggah Di grup tersebut sebuah tangkapan layar yang berisi percakapan di WAG soal pungutan yang dilakukan PDAM Purbalingga.

"Saya mendesak agar PDAM kota ini SEGERA DIAUDIT! Inspektorat Pemda Purbalingga & Bu Sekda sing anyar, ayo wujudkan slogan BERAKHLAK! aja meneng bae!" Tulis akun Facebook Riza Ardiana.

Baca Juga: Memanas! Tak Puas Dengan Vonis Hakim, Mantan Komisaris PT Sriwijaya Indah Purbalingga Ajukan Banding

Isi dari pesan yang ter-screen shoot tersebut memperlihatkan penjelasan CS PDAM mengenai pungutan yang dilakukan PDAM.

"Mohon maaf pak itu memang berkenaan dengan bulan dana PMI, dan kami belum membuat pengumuman. sebenarnya kalau pembayaran di loket resmi kami ada penjelasan (tentang) bulan dana PMI tersebut, namun kalau di loket-loket PPOB belum disosialisasikan. Mohon maaf dan akan kami susulkan pengumumannya," kata si CS dalam tangkapan layar tersebut.

Baca Juga: Satu Warga Meninggal Terkena DBD, Dinas Kesehatan Purbalingga Lakukan Fogging

Kemudian, seorang anggota grup WA tersebut membalas mengenai pungutan dari PDAM yang tidak dijelaskan tersebut.

"Kalau memang untuk PMI seharusnya di struk pembayaran diterakan dan ada pemberitahuan. Jika tidak ada pemberitahuan namanya pungli dan bisa kena pasal," kata si anggota grup WA.

Sontak, warganet langsung turut memberikan komentar atas postingan tersebut.

"Pembayaran online via internet banking, gojek, linkaja juga sdh tdk bisa. Kembali ke zaman batu harus datang ke konter," kata akun Facebook Dadang Surya Fajar.

Baca Juga: Marak Pinjol Bodong dengan Ancaman, Polda Jateng Himbau Masyarakat Jangan sampai Terjebak

Warganet lain menimpali unggahan akun Riza Ardiana.

"Cen ketone sepele ya 2000 perak tpi na ndi ndi kena tarikan dadi nek dietung sejagad bunyak ya uakeeeh duite kumpul (memang kelihatannya sepele nilai Rp2.000, tapi siapa saja kena tarikan jadi jika dihitung banyak uang yang terkumpul)," kata akun Facebook Dina Narti.

Baca Juga: Tebing Sirau Siregol Purbalingga Longsor, Akses Jalan Sirau-Keramat Lumpuh Total

Akun Facebook Irin Sastra berkomentar agar pihak-pihak yang memiliki wewenang segera bertindak.

"Ayo dinas terkait, kerja, usut, aja nunggu diorag2 nembe tumindak (ayo, dinas terkait kerja, usut. Jangan menunggu digerakkan baru bertindak)," tulisnya.

Nada pesimis diungkapkan akun Facebook Lanang Apa Anane.

"ah cuma slogan, wong mereka juga udah bersumpah bawa nama Tuhan tp Esih nyempil nyempil pak," katanya.***

Editor: Kurniawan

Sumber: Facebook @Suara Purbalingga Perwira (SUPER)


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah