Niat Bakar Sampah, Eh... Malah Rumah Ikut Terbakar

- 15 April 2021, 07:08 WIB
Kondisi dapur rumah mbah Ngadimin ludes terbakar.
Kondisi dapur rumah mbah Ngadimin ludes terbakar. /Humas Polres Kebumen.

Lensa Purbalingga - Sebuah rumah milik warga Desa Prembun, Kecamatan, Kabupaten Kebumen nyaris ludes terbakar, Rabu 14 April 2021.

Kejadian naas itu terjadi saat mbah Ngadimin (70) membakar sampah di samping rumah, Selasa Sore 13 April 2021.

Baca Juga: Garuda Indonesia Hentikan Sementara Angkut Ponsel Vivo Usai Insiden di Hong Kong

Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Kasubbag Humas Iptu Tugiman menjelaskan, peristiwa kebakaran berawal saat mbah Ngadimin membakar sampah.

"Saat itu korban mengira jika sampah yang dibakarnya tidak menyala. Selanjutnya oleh korban ditinggal tanpa pengawasan," jelas kata Tugiman.

Baca Juga: Rumah Makan Prima Rasa Resto & Lesehan Berornamen Bambu, Dengan Menu Andalan Gurameh Samjori Pet

Setelah tanpa pengawasan, api itu membesar dan membakar kayu serta botol air meneral yang berisi minyak tanah yang mengakibatkan kebakaran area belakang rumahnya.

Keterangan ini juga diperkuat dari hasil olah tempat kejadian perkara TKP yang dilakukan oleh Polsek Prembun.

"Hasil olah TKP, diduga kuat api itu membesar setelah merambat ke botol air mineral yang berisi minyak tanah di dekat tempat bakar sampah," jelas Iptu Tugiman.

Baca Juga: lima Tahanan Kabur Dari Polres Purbalingga Ditangkap di Tiga Lokasi Berbeda, Bakal Kena Pasal Tambahan

Api membesar dan diketahui korban sekitar pukul 02.12 WIB. Selanjutnya korban meminta tolong warga sekitar untuk ikut memadamkan api.

Tak lama kemudian tim Damkar datang mengendarai Mobil Damkar dan segera memadamkan api.

Api bisa dipadamkan sekitar pukul 02.45 WIB sebelum merembet ke bangunan inti rumah.

Baca Juga: Mengenal Sinar, Aplikasi Urus SIM Online via Ponsel, Sim Jadi Langsung Diantar Kerumah

Dari peristiwa itu, area belakang rumah atau Kandang ayam dan dapur rumah ludes terbakar. Korban ditaksir mengalami kerugian kurang lebih 15 Juta Rupiah.

Tak ingin hal tersebut terulang, Iptu Tugiman mengimbau agar lebih hati-hati saat membuat api.

"Bulan Ramadhan, biasa warga banyak yang masak-masak. Entah bikin kuwe lebaran, atau menyiapkan takjil. Harus lebih hati-hati, ya," imbau Iptu Tugiman.***

Editor: Kurniawan


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x